Skip to main content

Posts

Showing posts with the label DKV

Penjelasan Audio dengan Audio Mixer Pada Adobe Premiere

  Klip audio atau suara dalam video editing sangat penting. Klip video yang tidak dilengkapi dengan audio atau suara akan bisu, sehingga pesan tidak akan tercapai. Dengan audio, klip video akan lebih menarik dan hidup.  Audio Mixer adalah suatu peralatan audio yang dipergunakan sebagai alat untuk mencampur berbagai sumber suara, mengolah suara, mengatur, mengontrol input dan memperkuat sinyal suara menjadi suatu hasil keluaran suara yang diinginkan. Audio mixer populer disebut mixing. Dalam hal ini, audio mixer adalah alat yang mampu menerima beberapa masukan atau input dan dapat diproses secara bersamaan serta memiliki satu jalur keluaran yakni master out. Pengeditan klip audio dapat dilakukan mulai dari mengatur tingkat volumenya, mengatur tingkat tinggi rendahnya nada, memotong klip audio sesuai dengan kebutuhan, atau menggesernya untuk mendapatkan posisi yang tepat sesuai dengan klip video yang dijalankan. Audio mixer merupakan program pembantu yang disediakan Adobe Premie...

Teknik Pengambilan Gambar dalam Fotografi

  1. Teknik Pengambilan Gambar Extreme Close Up (ECU) Teknik ini merupakan teknik pengambilan dari jarak yang sangat dekat. Teknik extreme close up biasa digunakan dengan tujuan untuk mengambil gambar objek yang merupakan bagian-bagian tertentu secara terpusat dan sangat jelas. Contohnya, anda hanya ingin menampilkan bagian mata dan hidung saja secara lebih jelas. Fokus bidikan teknik ini tentunya sangat dekat dan sangat detail, sehingga jika anda mau menggunakan teknik pengambilan gambar extreme close up, maka anda sebaiknya menggunakan lensa mikro untuk memperoleh detail yang jelas, sesuai yang anda inginkan. 2. Teknik Pengambilan Gambar Big Close Up (BCU) Teknik big close up dapat digunakan bagi anda yang senang melakukan pengambilan gambar yang hanya difokuskan pada bagian wajah. Teknik big close up adalah teknik yang hanya akan mengambil bagian tertentu wajah secara terperinci. Anda tidak perlu menghiraukan apakah wajah akan terpotong keluar frame atau tidak. Teknik ini sangat...

Mengenal Fitur Power Point dan Fungsinya untuk Pekerjaan

  Kelebihan Power Point Berikut ini merupakan beberapa kelebihan power point: 1. Memudahkan pengguna dalam membuat slide presentasi Salah satu kelebihan yang paling berdampak oleh para pengguna yaitu dengan adanya Power Point, pengguna menjadi lebih mudah dalam membuat slide presentasi. Dengan aplikasi ini, pengguna bisa menyiapkan presentasi yang sederhana, menarik dan bahkan profesional dalam jangka waktu yang tidak lama. 2. Memiliki Berbagai Macam Tools Hal lain yang didapatkan dari menggunakan Power Point yaitu adanya berbagai macam tools yang dapat membuat slide presentasi menjadi lebih menarik. Keberadaan fitur fitur yang terdapat pada Power Point dapat membantu kita dalam menyisipkan fitur suara, video yang sudah di-import, foto dan lain sebagainya. 3. Memiliki Fitur Kolaborasi Rutinitas yang begitu padat kerap kali membuat seseorang menjadi kesulitan dalam menyelesaikan sesuatu dengan waktu dan kondisi yang tepat. Oleh karena itu, tidak jarang seseorang akan...

Mengenal Fitur Power Point dan Fungsinya untuk Pekerjaan

  Fitur Microsoft Power Point – Microsoft power point adalah perangkat lunak komputer pengolah presentasi untuk dokumen maupun sebuah karya dalam bentuk slide. Software ini merupakan keluaran dari Microsoft Corporation bersama dengan paket Office lainnya. Power Point dikerjakan dalam halaman slide, tidak seperti Word berupa halaman dan Excel berupa spreadsheet. Tampilan slide dari PowerPoint ini tersedia dengan berbagai desain template di dalamnya yang berguna untuk menampilkan data atau dokumen. Ada pendapat lain mengenai microsoft power point adalah bagian dari Microsoft office. Fungsi Microsoft power point yang paling utama adalah sarana presentasi. Fungsi ini sangat berguna dalam bidang pendidikan, ekonomi, bisnis dan masih banyak lagi. Selain digunakan untuk presentasi, fungsi Microsoft Power Point sangat berperan menjaga lingkungan. Produksi kertas menjadi minimal karena banyak presentasi hanya mengandalkan softfile. Power point juga dikenal sangat memudahkan p...

PEMECAHAN MASALAH (PROBLEM SOLVING) BAGIAN 2

 Sedangkan menurut Krulik dan Rudnick (Carson, 2007: 21-22), ada lima langkah yang dapat  dilakukan untuk memecahkan masalah, yaitu:  1) Membaca (reading). Kegiatan yang dilakukan siswa pada tahap ini adalah menuliskan kata kunci,  menanyakan kepada siswa lain apa yang diminta oleh tugas, atau merumuskan kembali masalah  dalam bahasa yang lebih mudah dipahami.  2) Jelajahi. Prosesnya melibatkan pola pencarian untuk menentukan konsep atau prinsip masalah.  Pada fase ini siswa mengidentifikasi masalah yang diberikan dan mempresentasikan masalah  tersebut dengan cara yang mudah dipahami. Pertanyaan yang digunakan pada fase ini adalah  “Masalah macam apa ini? ”Tahap ini biasanya dimana menggambar atau membuat tabel  dilakukan.  3) Memilih suatu strategi (choose a strategy) . Tahap ini, siswa menarik kesimpulan atau membuat  hipotesa tentang cara menyelesaikan masalah yang ditemui berdasarkan apa yang sudah  diperoleh pada du...

Soal Latihan Mata Pelajaran Desain Grafis percetakan

 Soal Latihan Mata Pelajaran Desain Grafis percetakan    1. Desain grafis mempunyai arti ... 2. Apa tujuan desain grafis ... 3. Nirmana berasal dari 2 kata yang mempunyai arti ... 4.  Penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, tekstur, bidang dan bentuk menjadi satu kesatuan komposisi yang harmonis ... 5.  Yang termasuk unsur dasar pembentuk 2 dimensi ... 6. Kesalahan yang sering diabaikan dalam membuat tipografi adalah ... 7. Garis yang memberikan kesan luwes, riang gembira adalah … 8. CMYK adalah mode warna yang terdiri atas warna-warna berikut kecuali… 9. Gambar yang disusun berupa garis dan kurva secara matematis disebut ... 10. Sebuah gambar yang tidak pecah ketika diperbesar dan tetap solid merupakan image bertipe…

PEMECAHAN MASALAH (PROBLEM SOLVING)

 PEMECAHAN MASALAH (PROBLEM SOLVING)       Konsep Pemecahan Masalah a. Pengertian Pemecahan Masalah (Problem Solving)                Menurut Saad & Ghani, 2008: 120, pemecahan masalah adalah pemecahan masalah tertentu melalui proses yang direncanakan yang mungkin tidak dapat dicapai dengan segera. Menurut Polya, 1973: 3, pemecahan masalah adalah usaha mencari jalan keluar dari suatu kesulitan. Bagi Goldstein dan Levin (Rosdiana & Misu, 2013: 2), pemecahan masalah didefinisikan sebagai proses kognitif tingkat tinggi yang membutuhkan modulasi dan kontrol daripada rutinitas atau keterampilan dasar.    Pemahaman tertentu tentang pemecahan masalah dapat disimpulkan sebagai berikut (Syaiful, 2012: 37): 1) Kemampuan pemecahan masalah adalah tujuan umum pengajaran matematika, juga sebagai inti dari pusat matematika dan proses terpenting dalam kurikulum matematika. 2) Pemecahan masalah merupakan keteram...

Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi            Sebagai pengguna smartphone, internet, laptop dan sebagainya, kita tentu telah dibuat cukup familiar dengan teknologi informasi dan komunikasi. Dalam perjalanannya, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi.            TIK mencakup dua aspek, yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Istilah TIK sendiri muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi k...

LOGIKA INFERENSI

LOGIKA INFERENSI  Perhatikan kejadian yang ditulis pada kalimat berikut!  " Seorang gadis terjatuh ketika berlarian di tengah lapangan karena tersandung batu. Terlihat muka gadis tersebut memerah dan kepalanya menunduk. Seorang ibu menghampiri dan segera memeluk gadis tersebut sembari mengatakan tidak apa – apa ayo ke tepi lapangan dan beristirahatlah." Kalimat diatas dapat disimpulkan bahwa “muka memerah dan kepalanya menunduk” memiliki arti malu”. Inferensi adalah tindakan/proses untuk mendapatkan kesimpulan berdasarkan apa yang sudah diketahui /diasumsikan. " Pengertian inferensi menurut pendapat ahli, yaitu :  1. Menurut Collins Dictionary, Inferensi adalah kesimpulan yang kita tarik tentang sesuatu dengan menggunakan informasi yang sudah kita miliki tentang itu.  2. Menurut Literary Terms , Inferensi adalah proses menarik kesimpulan dari bukti pendukung yang ada. Kita dapat membuat kesimpulan ketika membaca literatur. Petunjuk diberikan oleh penulis tentang apa...

C. PENALARAN DEDUKTIF, INDUKTIF, DAN ABDUKTIF

Penalaran adalah proses berpikir berdasarkan pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan  sejumlah konsep dan pengertian. Pengamatan sejenis akan membentuk proposisi – proposisi sejenis,  berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, kemudian disimpulkan sebuah proposisi  baru yang tidak diketahui sebelumnya. Proses ini disebut menalar.  Terdapat tiga jenis metode dalam menalar yaitu deduktif, induktif dan abduktif.   Deduktif  Penalaran deduktif adalah proses penalaran yang bertujuan untuk menarik kesimpulan berupa prinsip  atau sikap khusus berdasarkan fakta-fakta yang bersifat umum. Dengan kata lain deduksi merupakan  suatu penalaran untuk menyimpulkan hal khusus dari sejumlah proposisi umum.  Penalaran deduktif adalah kegiatan berpikir yang berbeda bahkan berlawanan dengan penalaran induktif.  Deduktif merupakan penalaran atau cara berpikir untuk menyatakan pernyataan yang bersifat khusus dari...

BERPIKIR KOMPUTASIONAL

Disjungsi  Dua kalimat deklaratif yang dihubungkan dengan kata hubung “atau” dan ditulis “∨” disebut disjungsi.  Untuk menentukan tabel kebenaran dari disjungsi, lakukan cara yang sama seperti membuat tabel  kebenaran konjungsi.  Misalkan tersedia data sebagai berikut :  p : Tahun 2000 adalah tahun kabisat (habis dibagi 4).  q : Bulan Februari di tahun 2020 memiliki 29 hari.  Apabila pernyataan diatas di-negasi-kan, maka akan terbentuk kalimat sebagai berikut:  ~p: Tahun 2020 bukan tahun kabisat.  ~q: Bulan Februari di tahun 2020 memiliki 28 hari.  Dari pernyataan diatas, dapat dibentuk kalimat konjungsi sebagai berikut :  1. Tahun 2020 adalah tahun kabisat dan memiliki 29 hari di bulan februari. Bernilai benar  2. Tahun 2020 bukan tahun kabisat dan memiliki 29 hari di bulan februari. Bernilai salah  3. Tahun 2020 bukan tahun kabisat dan memiliki 28 hari di bulan februari. Bernilai salah  Perhatikan contoh kalimat neg...

BERPIKIR KOMPUTASIONAL

   APERSEPI Berpikir komputasional (Computational Thinking) merupakan suatu metode untuk menuntaskan persoalan menggunakan penerapan teknik ilmu komputer/informatika. Berpikir komputasional dilakukan dengan batasan proses komputasi yang dieksekusi oleh manusia ataupun mesin.  Metode dan model komputasional memberikan kemudahan bagi kita untuk memecahkan masalah dan mendesain sistem yang tidak bisa kita kerjakan sendiri. Berpikir komputasional mencakup pemecahan masalah, mendesain sistem, dan memahami perilaku manusia dengan merancang konsep berbasis teknologi komputer.  Karakteristik berpikir komputasional adalah sebagai berikut:  1. Berdasarkan konsep, informatika tidak hanya belajar tentang bagaimana cara menulis kode program tapi juga diperlukan pemahaman untuk berpikir pada beberapa tingkat abstraksi.  2. Kemampuan dasar yaitu kemampuan yang harus dimiliki setiap orang di era milenial.  3. Perlunya berpikir komputasional agar masalah dapat dipecahk...

SEJARAH fotografi MENURUT ARBAIN RAMBEY

  FOTOGRAFI secara umum baru dikenal sekitar 150 tahun lalu. Ini kalau kita membicarakan fotografi yang menyangkut teknologi. Namun, kalau kita membicarakan masalah gambar dua dimensi yang silkan dari peran cahaya, sejarah fotografi sangatlah panjang. Dari yang bisa dicatat saja, setidaknya "fotografi" sudah tercatat sebelum Masehi. DALAM buku The History of Photography karya Alma Davenport, terbitan University of New Mexico Press tahun 1991, disebutkan bahwa pada abad ke-5 sebelum Masehi, seorang pria bernama Mo Ti sudah mengamati sebuah gejala. Apabila pada dinding ruangan yang gelap terdapat lubang, maka di bagian dalam ruang itu akan terefleksikan pemandangan di luar ruang secara terbalik lewat lubang tadi. Kemudian, pada abad ke-10 Masehi, seorang Arab bernama Ibn Al-Haitham menemukan fenomena yang sama pada tenda miliknya yang bolong. Hanya sebatas itu informasi yang masih bisa kita gali seputar sejarah awal fotografi karena keterbatasan catatan sejarah. Bis...

Sejarah awal Fotografi menurut Evin | Global

Tahukah Anda bahwa prinsip dasar fotografi mulai diamati oleh filsuf Yunani yang terkenal, Aristoteles (384 SM-322 SM). Ia mengamati bahwa bayangan yang menembus sebuah celah kecil ke dinding akan memunculkan citra terbaliK. Namun prinsip dasar yang ditemukannya tidak dikembangkan sampai akhirnya pada abad ke-15, dunia seni lukis memperkenalkan konsep obscura. Ini merupakan pengembangan dari temuan seorang Mesir bernama Abu Ali Al-Hasan pada abad ke-11. Alat ini berupa kamar gelap yang diberi lubang di satu sisinya. Lalu perupa akan membuat lukisan dari citra yang terproyeksi di atas kertas. Lalu dari prinsip obscura yang menerapkan asas yang sama dengan gejala yang pernah diamati Aristoteles, dikembangkan alat yang bisa menangkap citra cahaya dalam media yang peka cahaya. Media peka cahaya ini mengalami perkembangan pesat pada abad ke-19 yang dikembangkan oleh banyak ahli kimia, penemu dan ahli fisika. Sejak itu, fotografi mengalami perkembangan pula. Sampai akhirnya George Eastman me...

APA ITU FOTOGRAFI

Kata Fotografi diambil dari Yunani yaitu kata Fotos yang berarti sinar atau cahaya, dan Grafos yang bararti gambar. Dalam seni rupa, fotografi adalah proses pembuatan lukisan dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Prinsip fotografi adalah memfokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghasilkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa). Pada umumnya semua hasil karya fotografi dikerjakan dengan kamera, dan kebanyakan kamera memiliki cara kerja yang sama dengan cara kerja mata manusia. Seperti halnya mata, kamera memiliki lensa, dan mengambil pantulan cahaya terhadap ...