Skip to main content

Edmodo sebagai Social Learning Network (SLN)


Edmodo adalah salah satu dari beberapa jenis Social Learning Networks (SLNs) yang 

beredar di dunia world wide web. 

 Berikut beberapa contoh SLN: 

a) Einztein (www.einztein.com) merupakan SLN yang ditujukan bagi pembelajar 

dewasa (pendidikan tinggi) dan pembelajar seumur hidup; 

b) Sophia (www.sophia.org) merupakan SLN yang menyediakan ribuan tutorial 

akademik yang diajarkan oleh guru dengan berbagai model instruksional, dan dapat 

diikuti oleh pembelajar dengan berbagai model belajar; 

c) RemixLearning (www.remixlearning.com) yang juga didukung oleh The Bill & 

Melinda Gates Foundation menyediakan sebuah SLN yang dapat diatur sesuai selera 

oleh sekolah, perpustakaan, museum, dan institusi lainnya yang membutuhkan; 

d) Schoology (www.schoology.com) merupakan LMS yang dilengkapi dengan SLNs. 

Edmodo adalah sebuah media untuk melaksanakan pembelajaran secara daring. 

Edmodo menggabungkan sebagian fitur dari Learning Management System (LMS) dan 

sebagian fitur dari Jejaring Sosial (Social Network), menjadi sebuah media pembelajaran 

yang menarik dan mudah digunakan, kemudian lebih dikenal dengan Jejaring Sosial 

Pembelajaran (Social Learning Networks). Edmodo diciptakan oleh Jeff O’Hara dan Nic 

Borg pada tahun 2008. Jeff O’Hara adalah seorang administrator jaringan bagi Community 

Unit School District 200 di Wheator, Illnois, sedangkan Nic adalah pengembang web bagi 

Kaneland Community Unit School District 302 di Maple Park, Illinois, USA. Ide 

pengembangan Edmodo berasal dari kepopuleran Facebook, yang ditambah dengan sebuah 

fitur untuk menjamin keamanan interaksi dan kolaborasi antara siswa dan guru. Oleh 

karena semakin besarnya kebutuhan akan media pembelajaran daring, Edmodo kemudian 

berkembang menjadi salah satu media/platform dalam pendidikan dasar dan menengah 

(K1-K12) yang digunakan oleh lebih dari 29 juta pengguna di dunia. 

 

Perbedaan Edmodo dengan Jejaring Sosial - Facebook

Sebagai SLNs, Edmodo memiliki berbagai keunggulan jika dibandingkan dengan

Jejaring Sosial-Facebook. Perbandingan Edmodo dengan Facebook dapat dilihat pada tabel 

berikut.



*) RSVP adalah sebuah frasa dari Bahasa Prancis répondez, s'il vous plaît yang artinya 

mohon dijawab (please reply). Berdasarkan etika di negara-negara Barat, jika menerima 

undangan secara formal (undangan tertulis), maka harus menjawabnya dengan segera. 

Untuk itu, salah satu fitur dalam FB adalah dapat memberikan undangan tertulis melalui 

halaman FB, sehingga kawan-kawan dapat menjawab dengan segera undangan yang telah 

ditulis.  


Comments

  1. DEDE KURNIA
    hadir

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Krista ananda
    X akl
    Hadir

    ReplyDelete
  5. Siti saadah
    X-AKL
    Hadir

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Penjelasan Audio dengan Audio Mixer Pada Adobe Premiere

  Klip audio atau suara dalam video editing sangat penting. Klip video yang tidak dilengkapi dengan audio atau suara akan bisu, sehingga pesan tidak akan tercapai. Dengan audio, klip video akan lebih menarik dan hidup.  Audio Mixer adalah suatu peralatan audio yang dipergunakan sebagai alat untuk mencampur berbagai sumber suara, mengolah suara, mengatur, mengontrol input dan memperkuat sinyal suara menjadi suatu hasil keluaran suara yang diinginkan. Audio mixer populer disebut mixing. Dalam hal ini, audio mixer adalah alat yang mampu menerima beberapa masukan atau input dan dapat diproses secara bersamaan serta memiliki satu jalur keluaran yakni master out. Pengeditan klip audio dapat dilakukan mulai dari mengatur tingkat volumenya, mengatur tingkat tinggi rendahnya nada, memotong klip audio sesuai dengan kebutuhan, atau menggesernya untuk mendapatkan posisi yang tepat sesuai dengan klip video yang dijalankan. Audio mixer merupakan program pembantu yang disediakan Adobe Premie...

BERPIKIR KOMPUTASIONAL

Disjungsi  Dua kalimat deklaratif yang dihubungkan dengan kata hubung “atau” dan ditulis “∨” disebut disjungsi.  Untuk menentukan tabel kebenaran dari disjungsi, lakukan cara yang sama seperti membuat tabel  kebenaran konjungsi.  Misalkan tersedia data sebagai berikut :  p : Tahun 2000 adalah tahun kabisat (habis dibagi 4).  q : Bulan Februari di tahun 2020 memiliki 29 hari.  Apabila pernyataan diatas di-negasi-kan, maka akan terbentuk kalimat sebagai berikut:  ~p: Tahun 2020 bukan tahun kabisat.  ~q: Bulan Februari di tahun 2020 memiliki 28 hari.  Dari pernyataan diatas, dapat dibentuk kalimat konjungsi sebagai berikut :  1. Tahun 2020 adalah tahun kabisat dan memiliki 29 hari di bulan februari. Bernilai benar  2. Tahun 2020 bukan tahun kabisat dan memiliki 29 hari di bulan februari. Bernilai salah  3. Tahun 2020 bukan tahun kabisat dan memiliki 28 hari di bulan februari. Bernilai salah  Perhatikan contoh kalimat neg...